Aktivitas pabrik Jepang melanjutkan penurunan pada bulan Oktober, survei sektor swasta menunjukkan pada hari Jumat (23/10), menyoroti dampak meningkatnya jumlah kasus covid-19 global terhadap negara ekonomi terbesar ketiga di dunia itu.Mengutip laporan yang dilansir Reuters Jumat (23/10) pagi, kontraksi di sektor manufaktur berisiko berlanjut karena pandemi covid-19 meredam harapan pemulihan yang diprakarsai sektor ekspor untuk ekonomi negara yang bergantung pada bidang perdagangan.Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) Jepang dari au Jibun Bank naik tipis menjadi 48,0 di bulan Oktober dari 47,7 pada bulan sebelumnya, tetap di bawah ambang batas 50,0 yang memisahkan kontraksi dari ekspansi selama 18 bulan.Survei PMI menunjukkan adanya pemulihan, dengan laju penurunan utama mencatat penurunan paling lambat sejak bulan Januari sering tingkat produksi keseluruhan dan pesanan baru mendekati stabilisasi.Namun data juga menunjukkan aktivitas sektor jasa di bulan Oktober mengalami kontraksi lebih cepat dibandingkan bulan sebelumnya sehingga membayangi kondisi sektor swasta keseluruhan.Survei PMI menunjukkan indeks PMI Layanan Awal au Jibun Bank mturun ke level 46,6 dari 46,9 pada bulan sebelumnya.PMI Komposit Jepang Flash au Jibun Bank, yang mencakup manufaktur dan jasa, sejalan dengan bulan sebelumnya, naik tipis ke 46,7 dari 46,6 terakhir pada bulan September.