Dolar Amerika Serikat turun tipis pada Selasa (27/10) pagi meski ada kekhawatiran gelombang kedua covid-19 di Eropa dan AS yang mendorong tekanan aksi jual pasar saham.Indeks dolar AS melemah tipis 0,08% ke 92,972 menurut data Investing.com pukul 09.09 WIB. EUR/USD naik 0,11% ke 1,1822 dan GBP/USD menguat 0,08% ke 1,3034. USD/JPY turun tipis 0,06% ke 104,76.Rupiah kembali bergerak melemah 0,22% di 14.662,5 per dolar AS sampai pukul 09.11 WIB.Amerika Serikat, Rusia, dan Prancis mencatatkan rekor harian baru covid-19 menurut laporan yang dilansir Reuters pada Selasa (27/10) pagi.Indeks Dow Jones, Nasdaq dan S&P 500 semua anjlok lebih 1,5% mengutip data Investing.com pada penutupan perdagangan Senin (26/10) waktu setempat.Hubungan Cina-AS kembali menghangat setelah menyeruaknya masalah terkait penjualan sistem persenjataan ke Taiwan.Kabar politik AS, Joe Biden dan Presiden AS Donald Trump keduanya menghabiskan hari Senin berkampanye di Pennsylvania.Para trader kini menunggu berita yang muncul dari pertemuan para pemimpin Partai Komunis Cina (PKC) yang akan menetapkan rencana lima tahun ke depan, sambil tetap waspada terhadap potensi dampak dari penjualan senjata AS ke Taiwan.Pemerintah Cina mengatakan akan menjatuhkan sanksi untuk tiga perusahaan yang terlibat dalam penjualan itu yakni Lockheed Martin, Boeing (NYSE:BA) Defense dan Raytheon.