Harga minyak kian naik pada Senin (31/08) petang didorong oleh langkah-langkah kebijakan stimulus global yang mendukung pergerakan harga bahkan di saat permintaan berusaha kembali ke tingkat sebelum merebaknya wabah covid-19.Harga minyak WTI kian naik 0,70% ke $43,27 per barel menurut data Investing.com pukul 13.29 WIB dan harga minyak Brent meningkat 1,05% di $46,29 per barel. Sebulan terakhir, minyak WTI telah melonjak 7,5% dan Brent melesat 6,97% pasca Badai Laura menerjang kawasan industri minyak di AS.Menurut laporan yang dilansir Reuters Senin (31/08) petang, pasar minyak mayoritas mengabaikan dampak dari badai tersebut pada Jumat seiring tindakan perusahaan energi AS kembali memulihkan operasionalnya di kilang lepas pantai teluk AS karena sempat ditutup sebelum badai datang.Dolar AS melemah dan membaiknya sektor jasa di Cina telah mendukung pergerakan harga minyak meskipun permintaan bahan bakar berusaha pulih di tengah pandemi virus dan pasokan tetap mencukupi, meski begitu minyak mentah kemungkinan akan menghadapi rintangan di masa mendatang, kata para analis.Impor minyak mentah Cina pada bulan September akan turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan karena nilai rekor volume minyak mentah yang disimpan baik di dalam dan di luar negara importir terbesar dunia itu, data dari Refinitiv dan Vortexa menunjukkan.